Fungsi dan Peran Sosiologi dalam Mengkaji Gejala Sosial
Oleh: Bellatrix, Tiara, Widia, Zalfa, Chindy, dan Luna
Sebagai peserta
didik baru di SMA Negeri 2 Cibinong tahun ini, sudah sepatutnya kami sebagai
penulis serta pembaca memahami tentang ilmu sosiologi di lingkungan masyarakat.
Jika kita lihat definisi dari salah satu ahli sosiologi, menurut Soerjono
Soekanto sosiologi adalah ilmu yang memusatkan perhatian pada segi-segi kemasyarakatan
yang bersifat umum dan berusaha untuk mendapatkan pola-pola umum dalam
kehidupan masyarakat. Nah, objek kajian sosiologi adalah masyarakat. Semua hal
yang berhubungan dengan aktivitas masyarakat, baik dalam bentuk interaksi,
perubahan, struktur sosial, dan kebudayaan maka itu semua disebut sebagai objek
kajian sosiologi.
Objek kajian
sosiologi terbagi menjadi 2, yaitu objek material dan objek formal. Objek material
adalah seluruh aspek yang mempengaruhi kehidupan sosial. Dibagi lagi menjadi 2,
objek material fisik seperti kendaraan, uang, ponsel, dan pasar. Sedangkan objek
material nonfisik seperti ide, gagasan, dan tradisi. Contohnya, kami sedang
belajar sosiologi bersama Bu Ifa di dalam kelas dan tetap menjaga protokol
kesehatan. Nah, kelas adalah bentuk dari objek material fisik, sedangkan
protokol kesehatan adalah bentuk objek material nonfisik. Lalu, objek formal
adalah proses atau fenomena sosial yang terjadi di masyarakat. Contohnya, dalam
proses pembelajaran kami dan Bu Ifa ternyata ada sesi tanya jawab, nah proses
itulah yang menjadi objek formal.
Adapun fungsi yang dimiliki objek kajian sosiologi
sebagai berikut;
1. Penelitian
Dengan penelitian akan diperoleh suatu rencana pemecahan
masalah.
2. Pembangunan
Sosiologi
berfungsi untuk memberikan data sosial yang diperlukan pada tahap perencanaan,
pelaksanaan, maupun penilaian pembangunan. Pada tahap perencanaan, hal yang harus
diperhatikan adalah kebutuhan sosial. Pada
tahap pelaksanaan, hal yang harus dilihat adalah proses perubahan sosial.
3. Perencanaan sosial
Mempersiapkan masa depan masyarakat yang
bertujuan untuk mengatasi munculnya berbagai masalah yang terjadi dalam
masyarakat.
4. Pemecahan masalah sosial
Metode
dalam penyelesaian masalah
sosial dibagi menajadi 2
metode preventif, yakni
metode untuk mengatasi masalah sosial sebelum terjadinya penyimpangan sosial,
kemudian metode represif, yaitu
metode untuk mengatasi masalah sosial setelah terjadinya penyimpangan sosial.
Selain itu, sosiologi juga berperan penting dalam kehidupan sosial untuk membangun masyarakat. Peranan sosiologi, yaitu;
- Sosiologi sebagai alhi riset
- Sosiologi sebagai konsultan kebijakan
- Sosiologi sebagai praktisi
- Sosiologi sebagai guru
Dengan kita mengetahui fungsi dan peranan sosiologi dalam
mengkaji gejala sosial, maka diharapkan kita dapat memecahkan masalah sosial dengan
berpikir rasional, dapat melaksanakan interaksi sosial dengan baik, dan
menganilisis tindakan sosial. Fungsi sosiologi sangat dibutuhkan
terutama berkaitan dengan penelitian, pengolahan data, dan perencanaan
kebijakan yang menyangkut kepentingan masyarakat. Para sosiolog dapat berperan
sebagai konsultan kebijakan, praktisi, dan
guru atau pendidik. Penelitian
mengungkapkan bahwa manusia adalah makhluk sosial dan tidak dapat hidup
sendirian tanpa bantuan orang lain. Atas dasar ini, kita semua harus lebih peka
terhadap lingkungan sekitar dengan tujuan mengasah kemampuan bersosial.